Rabu, 11 Juli 2012

Dasar-dasar Linux (2)

Pertemuan II

Struktur Perintah di Linux
Linux memiliki GUI dan Console untuk interface user. Pada kesempatan ini kita akan
membahas soal konsole di Linux yang di jadikan interface untuk menulis perintah .
Pada konsole, terdapat 2 jenis prompt, yaitu :
- $ menyatakan prompt regular user dengan shell jenis Korn shell, Bourne Shell atau
Bourne Again
Shell.
- % menyatakan prompt regular user dengan shell jenis C Shell
- # menyatakan prompt untuk super user (root)
Sedangkan struktur perintah di Linux di konsole adalah sbb :
nama_perintah [pilihan][argumen …]
keterangan :
kurung siku menyatakan bahwa yang ada didalamnya bersifat opsional, bisa ada bisa
tidak
 tanda titik tiga kali (…) menyatakan bahwa komponen di depan tanda ini bisa diulang
beberapa kali
 nama_perintah dapat berupa perintah yang sudah ada di linux/unix ataupun skrip shell
dan aplikasi, menyatakan perintah yang akan dijalankan oleh shell
 pilihan (opsi) untuk mengubah atau menambah default tindakan dari perintah
 argumen menyatakan obyek yang akan diproses oleh perintah, bagian ini biasanya
berupa berkas, tapi ada juga berisi data yang diproses.
Contoh :
Syntax : ls
Fungsi : Untuk menampilkan list nama file
Contoh :
[sofwan@sofwan ~] $ ls
catatan
[sofwan@sofwan ~] $ ls -l
total 4
-rw-r—r-- 1 sofwan sofwan 25 2011-03-05 14:33 catatan
Keterangan :
- parameter -l : Untuk format listing yang panjang
- -rw-r—r-- : Struktur security sebuah file
- sofwan sofwan : File ini di miliki oleh user : sofwan dan group : sofwan
- 25 : Ukuran bytes
- 2011-03-05 14:33 : Tanggal pembuatan file
- catatan : Nama file
Untuk keterangan lebih lengkap tentang sebuah perintah, anda dapat menggunakan perintah
sbb :
nama_perintah –help
atau
man nama_perintah
Beberapa Options yang ada pada perintah ls adalah :
- -a --all menampilkan semua file, termasuk yang di awali dengan titik
- -f Tidak di urutkan, mengaktifkan -aU dan me non-aktifkan -ls –
color
- -h –human readable dengan menggunakan -l juga, mencetak ukuran dalam format
yang
mudah di baca.
- -l Menggunakan listing format yang panjang
- -r –reverse Urutan secara terbalik ketika sorting
Untuk contoh syntax yang lain adalah :
[sofwan@sofwan ~] $ df --total
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda5 20G 13G 6,4G 66% /
/dev/sda7 9,7G 9,7G 5,3G 46% /home
total 30G 17G 12G 60%
Keterangan :
df : syntax untuk mengetahui kondisi harddisk
parameter --total : Mencetak nilai total
Selain ls, terdapat beberapa perintah lain, seperti :
- pwd → Untuk mengetahui direktori yang aktif
Contoh : [sofwan@sofwan ~] $ pwd
/home/sofwan
- whoami → Untuk mengetahui nama host diri sendiri
Contoh : [sofwan@sofwan ~] $ whoami
sofwan
- date → Untuk mengetahui tanggal yang aktif di komputer
Contoh : [sofwan@sofwan ~] $ date
Sun Mar 6 14:17:33 WIT 2011
Merubah Password
Sebelum membahas merubah password, kita belajar cara membuat user, yakni sbb :
1. Aktifkan user superuser, dengan cara :
[sofwan@sofwan ~] $ su
2. Anda akan di tanyai password, masukan password nya :
[sofwan@sofwan ~] $ su
password :
3. [root@sofwan sofwan]#
Prompt di atas menandakan user adalah superuser atau root.
4. Masukkan syntax sbb : adduser nama_user, misal nama user adalah herman.
[root@sofwan sofwan]# useradd herman
5. Dapat juga dengan menggunakan opsi-opsi sbb :
-d Home directory
-g (Primary group)
-m (home directory)
Setelah sebuah user terbentuk, kita dapat memberikan password, dengan cara :
1. Pada account root :
[root@sofwan sofwan]# passwd herman
Changing password for user ali.
Password:
2. Masukkan Password , lalu muncul :
[root@sofwan sofwan]# passwd herman
Password:
BAD PASSWORD: it is based on a dictionary word
Retype new password:
Setelah mengetik password untuk kedua kali nya, system dapat mengkomentari password
yang sudah , seperti BAD PASSWORD. Jika anda ingin tetap menggunakan password tsb,
teruskan mengetik ulang atau retype password baru tsb.
Password yang sudah terbentuk, dapat kita rubah dengan perintah yang sama, yaitu : passwd .
Jika login yang aktif di user yang akan di ubah nama nya, cukup dengan passwd, namun jika
login yang aktif adalah root, maka perlu di ketik nama user nya, seperti : passwd herman.
Menambah User dan password serta mengubah nya dapat kita lakukan dengan GUI. Pada
Mandriva, kita masuk ke Mandriva Linux control Center → System → Manage Users on
System.
Untuk masuk ke Mandriva Linux Control Center di perlukan password root.

Gambar 1 : Pengaturan User dan group
Di dalam menu pengaturan User dan Group anda dapat menambah, menghapus dan edit user
dan group.