Kelebihan dan Kekurangan Routing Information Protocol (RIP) pada Cisco

Kelebihan dan Kekurangan Routing Information Protocol (RIP) pada Cisco

    1. Kelebihan

· RIP menggunakan metode Triggered Update

· RIP memiliki timer untuk mengetahui kapan router harus kembali memberikan informasi routing. Jika terjadi perubahan pada jaringan, sementara timer belum habis, router tetap harus mengirimkan informasi routing karena dipicu oleh perubahan tersebut (triggered update)

· Mengatur routing menggunakan RIP tidak rumit dan memberikan hasil yang cukup dapat diterima, terlebih jika jarang terjadi kegagalan link jaringan

    1. Kekurangan
      • Jumlah host Terbatas
      • RIP tidak memiliki informasi tentang subnet setiap route.
      • RIP tidak mendukung Variable Length Subnet Masking (VLSM).
      • Ketika pertama kali dijalankan hanya mengetahui cara routing ke dirinya sendiri (informasi lokal) dan tidak mengetahui topologi jaringan tempatnya berada
      • untuk jaringan yang besar dan kompleks, RIP mungkin tidak cukup. Dalam kondisi demikian, penghitungan routing dalam RIP sering membutuhkan waktu yang lama, dan menyebabkan terjadinya routing loop.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Kelebihan dan Kekurangan Routing Information Protocol (RIP) pada Cisco"

  1. blog nya bagus ,sederhana ,tidak overload page , artikel sangat lengkap untuk materi SMK Teknik Komputer dan Jaringan serta untuk kuliah Informasi dan Teknologi ... dan tulisannya mudah dimengerti...

    sukses selalu (y)

    BalasHapus