INSTALASI FreeBSD

Berikut ini tahapan instalasi freebsdBila anda me nggunakan vmware, anda bisa memilih media cd / dvd rom atau memilih file image (seperti .iso). Bila anda tidak menggunakan vmware, maka yakinkan diri anda bahwa anda telah mem-back – up data - data penting yang ada di hard disk anda, kecuali anda memiliki hard disk yang masih kosong. Tutorial ini menggunakan vmware sebagai computer yang akan di install. Anda bisa menganalogikan sendiri
dengan komputer sebenarnya bila anda tidak menggunakan vmware (atau software virtual machine lainnya).
Langkah pertama hidupkanlah komputer andadengan mengklik tombol power yang ada pada toolbar, atau dengan memilih VM _ > Power - > Power On, atau dengan menekan tombol < c t rl > + . Tunggulah beberapa saat sampai muncul gambar
seperti di bawah ini :

























Kemudian dialog di atas akan berubah menjadi seperti ini   
  Setelah masuk ke menu (yaitu dengan menekan enter sebagai default) maka akan muncul tampilan untuk memilih di negara mana kita berada.      
Setelah memilih negara, kita akan masuk ke menu pemilihan tipe keyboard, hal ini di tujukan untuk mengetahui kompatibelitas keyboard yang kita miliki. Hal ini sangat penting mengingat ada banyak sekali tipe keyboard yang ada di dunia ini (bumi), karena tiap - tiap negara memiliki bahasa yang berbeda sehingga juga tentu saja memiliki keyboard yang berbeda - beda. Karena pada umumnya di Indonesia menggunakan tipe keyboard USA ISO (pada GNU/Linux biasanya US-English), maka pilihlah tipe keyboard ini.
Setelah memilih tipe keyboard sampailah kita pada menu sysinstall. Disini terdapat beberapa menu yang bisa dipilih, seperti yang dapat kita lihat pada gambar di bawah ini. 
 Bila anda belum pernah meng - install UNIX-Like. Maka saya menganjurkan pilihlah menu Standard . Bila anda pernah menginstall - paling tidak Linux -maka anda dapat memilih menu Express , menu ini di tujukan untuk user - user yang sudah mahir dalam melakukan instalasi FreeBSD. Dalam menu ini anda dapa t melihat step - by - step ins talasi FreeBSD. Yaitu dengan memilih menu Doc. Dalam menu ini anda dapat melihat :
Anda bisa memilih sesuka hati anda, mana yang ingin anda lihat. Tetapi terdapat suatu pengecualian. Yaitu pada HTML Docs, karena pilihan ini hanya dapa t dilihat setelah anda menginstall FreeBSD, dengan mengetikkan perintah sysinstall pada waktu anda login sebagai root. Saya asumsikan anda adalah user pemula, karena itu saya memilih Standard pada sysinstall Main Menu. Akan muncul tampilan seperti ini :
Tekan enter atau spasi untuk melanjutkan. Dan akan muncul tampilan seperti ini :
Tampilan ini adalah tampilan FDISK Partition Editor . Bagi anda pengguna MS-DOS program ini tentu tidak asing lagi bagi anda. Pada pengaturan Vmware saya membuat hard disk dengan kapasitas 8 GigaBytes. Anda dapat melihat:
 1. Pada baris pertama terdapat tulisan Disk name : ad0 Anda pasti bertanya - tanya, ad0 itu apa? anda tentu mengetahui sistem penamaan hard disk pada Windows (C: da n D: dan seterus nya dengan menggunakan huruf - huruf yang alpabetis). Pada FreeBSD hard disk ini dilambangkan dengan ad0, ad1, d s t. Sedangkan  pada GNU/Linux dilambangkan dengan h da0, h da1, d s t; atau s da0, s da1, d s t.
 2. Pada baris kedua terdapat Disk Geometry Bagian ini menunjukkan kapasitas hard disk anda. Dapat dilihat disini saya menggunakan hard disk yang berkapasitas 8 GigaBytes (8191MB)
 3. Pada baris ketiga terdapat semacam tabel yang menunjukkan pembagian partisi yang terdapat dalam hard disk anda. Anda dapat mengubah nya dengan menggunakan option yang ada pada baris dibawah nya. Nampak disini bahwa hard disk yang saya gunakan masih kosong karena hanya terdapat satu buah saja baris yang berlabel biru. Kemudian saya memilih option A, yaitu A = Use Entire Disk. Setelah anda menekan tombol A (A atau a sama saja) tersebut maka tekan tombol Q (atau q). 
            Setelah anda melakukan langkah - langkah di atas, akan muncul tampilan seperti ini : 
 
Tampilan ini merupakan tambilan Boot Manager . Bagi anda yang sudah pernah menginstall GNU/Linux anda pasti akan langsung mengetahui apa itu boot manager, karena di setiap proses instalasi linux akan di tanyakan pemilihan boot manager. Saya akan menjelaskan sedikit tentang boot manager (tentunya dengan kata- kata
saya sendiri). Di dalam setiap hard disk terdapat MBR yaitu singkatan dari Master Boot Record.
MBR ini yang membuat hard disk dapat di boot sehingga anda dapat mengakses hard disk anda. Nah bila anda menginstall boot manager maka boot manager ini akan menulis di MBR anda, dan anda dapat mengakses operating system yang terdapat di komputer anda. Pada kebanyakan sistem operasi Windows pemilihan boot manager ini tidak ditanyakan pada saat instalasi, tetapi pada operating system yang UNIXLike,pemilihan boot manager ini ditanyakan . Boot manager berfungsi sebagai media anda untuk masuk ke sistem operasi yang ada di komputer anda. Bila anda tidak menginstall boot manager maka anda tidak akan bisa mengakses sistem operasi yang anda inginkan. Bila anda pengguna komputer dual - boot atau lebih, maka boot manager ini merupakan media /manager yang memungkinkan anda untuk memilih sistem operasi mana yang akan anda gunakan - tentu saja bila anda menginstall lebih dari satu sistem operasi. Saya memilih pada pilihan pertama yaitu BootMgr. Dan akan muncul tampilan seperti ini :
 Anda tidak punya pilihan lain selain menekan enter atau spasi. Tekanlah tombol tersebut. Setelah anda menekan tombol tersebut akan muncullah tampilan seperti ini:
Tampilan ini merupakan tampilan untuk mempartisi hard disk anda. Kalau di windows seperti membuat partisi C: d an D:. Buatlah partisi sesuka hati anda, ingat paling tidak anda minimal harus membuat 2 buah partisi, yang pertama partisi FreeBSD dan ya ng kedua adalah partisi swap . Saya berharap anda      mengetahui apa itu partisi swap. Tapi saya asumsikan anda tidak mengetahui sama sekali tentang pemartisian hard disk, jadi akan saya bahas sedikit. Anda pasti mengetahui Virtual Memory yang terdapat pada Windows bukan? Pada windows terdapat virtual memory yang digunakan oleh sistem sebagai memori tambahan bila ternyata memori RAM andatidak mencukupi, windows akan secara defaul t membua t virtual memory, umumnya dipartisi C:. Nah, p ada FreeBSD, partisi swap ini analog dengan virtual memory yang terdapat di windows. Bila anda memilih auto default, anda akan mendapati tampilan seperti berikut :
Tetapi saya akan membuat dua partisi saja, yaitu partisi root ( / ) dan partisi swap. Tekan tombol C (atau c) untuk membuat partisi baru, dan akan muncul tampilan seperti berikut:
Saya mengetikkan 6500MB. Saya menganjurkan anda untuk memasukkan kapasitas partisi yang akan anda buat dengan satuan MB (MegaBytes) atau G (GigaBytes), saya tidak menganjurkan anda menggunakan C (Cylinder s) karena saya asumsikan anda bukan mahasiswa teknik informtika atau teknik elekt ro yang mema hami masalah hardware seperti ini (ngitungnya ribet *_* , perlu kalkulator). Tekan tombol TAB pada keyboard untuk berpindah ke tombol OK. Kemudian andaakan melihat tampilan seperti ini : 
Pilihlah pilihan pertama yaitu FS (Filesys tem) dan akan muncul tampilan seperti ini:
Isikan dengan karakter slash ( / ), ini merupakan root folder. Saya asumsikan anda mngetah ui root folder itu apa. Kemudian dengan cara yang sama buatlah partisi swap untuk FreeBSD anda.
 Pilih tipe partisi ke swap.
 
Berbeda halnya saat anda membuat patisi File system, anda tidak akan diminta untuk memasukkan mount point swap partition ini. Hasil dari proses partisi ini dapat dilihat pada gambar berikut:
 
Bila anda sudh sampai tahap ini, maka selesailah sudah persiapan computer anda untuk diinstali FreeBSD. Sekarang tinggal proses peng- copy -an isi dari CD/DVD instalasi ke hard disk anda. Tekan tombol Q (atau q) untuk selesai mempartisi. Anda dapat melihat tampilan seperti ini:
 
Karena saya asumsikan anda adalah pemula dan mau cari aman, maka saya anjurkan memilih All. Kemudian akan muncul tampilan sebagai berikut:
Pilihlah Yes. Kemudian anda akan kembali pada tampilan sebelumnya. Pilihlah Exit dan anda akan menemukan tampilan seperti ini:
Pilihlah pilihan pertama yaitu CD/DVD. Akan muncul tampilan seperti ini:
Pilih Yes. Dan selama  menunggu. Setelah menunggu, akan muncul tampilan seperti ini:
Karena tidak ada pilihan lain, maka ikutilah perintah yang diberikan.
Pilih Yes bila ingin mengonfigurasikan network device di komputer anda, pilih no untuk mengonfigurasikan setelah anda booting. Bila anda pilih Yes, akan muncul:
Pilih pilihan pertama, Jika ternyata tampilan ini berbeda dengan tampilan komputer anda, maka pilihlah yang ada tulisan Ethernet. Setelah anda memilih, akan muncul :
Pilih No. Akan muncul konfigurasi DHCP (Dynamic Hos t Configuration Protocol) sebagai berikut:
Bila DHCP tidak diperlukan, pilihlah No. Tetapi jika DHCP diperlukan maka pilihlah Yes. Akan muncul tampilan berikut :
Setelah anda mengonfigurasikan DHCP maka akan muncul tampilan sebagai berikut :
Pilih yes jika kompute r andaber tindak sebagai network gateway. Pilih No jika tidak. Setelah anda memilih akan muncul tampilan berikut :
Bila anda memilih No, maka service telnetd tidak akan diaktifkan, artinya remote user tidak akan bisa men telnet komputer ini. Tetapi local user ma sih bisa mn - telnet kompute r ini. Service ini dapat diaktifkan dengan mengubah file /etc/inetd.conf dengan teks editor favorit anda(saya biasanya me nggunakan Vim). Bila memilih Yes, maka anda akan menemui konfirma si tambahan, yaitu:
Pilih Yes untuk meng - enable inetd, atau pilih No bila ingin meng - enable kan inetd pada saat anda sedang ingin. Bila dipilih Yes akan muncul :
Pilih Yes, akan muncul:
Sampai disini, kalau anda merasa tidak mengerti maka tekanlah Esc untuk keluar dari konfigurasi ini. Setelah anda menekan tombol Esc akan muncul menu, pilihlah:
a) leave editor Akan muncul tampilan sebagai berikut:
Bila anda belum mengerti pilih saja No, karena setelah proses instalasi pengaturan ini dapat anda atur lagi. Akan muncul :
Pegaturan ini merupakan pengaturan akses ftp server, bila anda masih belum mengerti, maka anda bisa memilih No karena setelah instalasi anda dapat melakukan pengaturan ftp akses ini. Pengaturan ftp ini dapat di temui pada /etc/inetd.conf. Setelah memilih, anda akan menemui tampilan :
NFS atau Network File Sharing memperbolehkan file sharing melalui networkKomputer ini bisa betindak sebagai server, client atau dua - d ua nya. Pilih No, jika NFS tidak diperlukan. Bila anda ingin mengubah konfigurasi NFS, anda dapat mengubah nya di file /etc/exports dengan teks editor. Setelah anda memilih akan muncul tampilan :
Bila anda ingin mengkostumisasi konsole, anda dapat memilih Yes. Bila anda memilih Yes, anda akan menemui:
Anda dapa t mengatur tampilan console sesuka hati anda. Tekan OK untuk keluar, bila anda memilih Yes - > OK, maka tampilan berikut ini akan sama dengan pilihan No p ada saat pertanyaan kostumisasi console.
Pertanyaan di atas ini merupakan pengaturan zona waktu dimana tempat komputer Anda berada. Pilih Yes untuk mengatur zona waktu komputer anda. Akan muncul pertanyaan lagi, pilih No untuk masuk ke pengaturan waktu. Setelah anda memilih No, akan muncul :
Pilih zona waktu anda berdasarkan wilayah tempat tinggal anda. Kemudian pilih negara anda pada tampilan berikut ini.
Akan muncul zona waktu negara anda, tetapi akan muncul tampilan berikutnya (bila negara anda dibagi ke dalam beberapa zona waktu, seperti Indonesia). Pilih daerah tempat anda tinggal.
Akan muncul lagi sebuah pertanyaan, pilih saja Yes. Setelah anda memilih, FreeBSD akan menawarkan Linux kompatibelitas. Pilih Yes untuk meng - enable kan, No jika tidak. Setelah anda memilih akan muncul:
Bila anda menggunakan mouse dengan tipe PS/2 maka pilih Yes, jika anda menggunakan USB mouse, pilih No.
Pilih Type.
Kemudian pilih Auto. Maka anda akan kembali ke menu konfigurasi mouse. Kemudian pilih Port untuk memilih berada diport mana mouse anda. Pilihlah PS/2, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
Setelah memilih, anda akan kembali lagi ke menu konfigurasi mouse. Pilihlah enable untuk mengaktifkan mouse anda. Anda akan melihat tampilan sebagai berikut:
Gerakkanlah mouse anda, maka akan terlihat bahwa mouse anda telah aktif. Setelah selesai maka anda sekali lagi akan kembali lagi ke menu konfigursi mouse. Pilihlah Exit untuk keluar dari menu konfigurasi mouse. Tampilan seperti ini akan muncul:
Jika anda ingin menambah paket - p ke  di FreeBSD anda. Anda bisa memilih Yes, tetapi jika anda belum ingin menambah paket - paket ke FreeBSD anda, sebaiknya  pilih No. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini:
Pada tampilan ini anda akan diminta untuk menambahkan user / pengguna komputer ini. Pilihlah Yes  dan akan muncul tampilan sebagai berikut:
Isilah form add new user seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:
Setelah anda menambahkan user maka anda akan kembali ke tampilan user and group management . Pilihlah Exit dan anda akan sampai pada tampilan berikut ini:
Disini, anda akan diminta untuk memasukkan password root. Root adalah user paling 'dewa' di sistem operasi yang UNIX-Like. Untuk itu sangat penting dalam menjaga password root ini. Masukkan password root :
Jangan heran karena pada saat anda mengetikkan password tidak akan ada perubahan apa - apa (seperti saat anda memasukkan password saat login di Microsof t Windows atau login email). Di FreeBSD p a da saat andame ngetikkan password, anda tidak akan bisa melihat apa yang anda ketikkan, sebab itu berhati - hatilah saat mengetikkan password. Setelah anda mengetikkan password root dengan benar, maka akan muncul :
Ini adalah tampilan terakhir dari proses instalasi FreeBSD (kecuali anda memilihYes). Pilihlah No maka anda akan kembali ke menu awal :     Pilih Exit Install untuk me- reboot komputer anda. Setelah anda memilih Exit, maka sampailah anda pada tampilan terakhir dari proses instalasi FreeBSD.
            Selamat anda telah berhasil menginstall FreeBSD di komputer anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "INSTALASI FreeBSD"

Poskan Komentar