Instalasi MikroTik RouterOS®


Mikrotik® dapat diinstalasi menggunakan berbagai media seperti hardisk, Compact flash image, maupun bootable CDROM. Paket instalasi ini telah disediakan oleh Mikrotik® di site yang beralamat di http://www.mikrotik.com/download/.

1. Instalasi Menggunakan IDE Compact Flash (CF) 

Mikrotik® selain diinstalasi menggunakan bootable CDROM dapat diinstalasi langsung ke Compact Flash ataupun Disk on Chip [http://www.diskonchip.com]. Mikrotik telah menyediakan paket instalasi CF dalam bentuk image (zip file) yang dapat didownload secara bebas di http://www.mikrotik.com/ download/.

Catatan:
Untuk menggunakan CF sebagai IDE Anda memerlukan interface dari CF ke IDEbaik yang disediakan oleh mikrotik maupun yang compatible dari vendor lainnya. Saat instalasi Anda memerlukan CF card reader/writer baik yang external (USB) maupun yang builtin seperti yang disediakan oleh notebook dan Desktop PC type baru

Kapasitas CF/ Hardisk/ DiskOnChip yangd diperlukan untuk instalsi langsung minimum 64 MB (disarankan 128 MB) atau 32 MB jika Anda menginstalasi paket system saja.

Peringatan:
Jangan melakukan instalasi ulang menggunakan metoda CF image untuk CFyang telah berisi Mikrotik dengan lisensi. Proses instalasi cara CF image akan menghapus Iisensi Mikrotik® yang berada di dalam hardisk/CF. Jika CF/hardisk telah berisi Mikrotik Iisensi maka gunakan metoda instalasi dengan CDROM atau Upgrade Packet

Untuk memulai instalasi langsung ke CF Anda diperlukan software untuk menulis image langsung ke CF, penulis menggunakan phydiskwrite (Manual Kasper mk@neon1.net) yang dapat digunakan untuk menulis langsung ke CF/hardisk. Tools ini mampu untuk menulis secara langsung ke hardisk/CF sampai sebesar 800MB, ini sudah sangat cukup untuk Mikrotik yang file instalasinya hanya dibawah 64MB.

Setelah CF selesai ditulis maka CF tersebut dapat dipasangkan kembali ke dalam konverter CF ke IDE, dan dapat berfungsi langsung seperti hardisk IDE biasa. Kapasitas media ini tergantung CF yang Anda gunakan dan Mikrotik® menyarankan Anda menggunakan CF dengan kapasitas minimum 128MB.

Saran:
Pilihan instalasi Mikrotik menggunakan CDROM akan lebih mudah dan aman dibandingkan dengan menulis langsung ke CF/Hardisk dengan menggunakan CF image. Anda dapat memindahkan harddisk/CF yang telah diinstalasi ke komputer lain tanpa perlu takut kehilangan lisensi Mikrotik®

2. Instalasi Mikrotik Dengan CDROM

Minimum Hardware:
Standard PC untuk instalasi Mikrotik RuoterOS tidak butuh resource yang besar, apalagi untuk penggunaan standard (gateway misalnya) Namun untuk beban yang besar (network kompleks atau routing yang rumit) bagus untuk mempertimbangkan memilih resource PC memadai
Pentium I, II, III, AMD, Cyrix dll
Asal bukan multi-prosesor/hyper threading
RAM 64 MB (Minimum 32 MB)
Kalau sekalian untuk proxy 1GB sangat dianjurkan
Harddisk IDE 400 Mb
Minimal 128MB parallel ATA atau Compact Flash
Tidak dianjurkan menggunakan UFD, SCSI, dan juga S-ATA
NIC 10/100 atau 100/1000

Instalasi
Boot dari CDROM >>>
Masukkan CD MIKROTIK >>>
Akan muncul seperti ini....

 













Keterangan beberapa yang penting diantaranya:
  • System : Packet wajib install (inti system mikrotik/paket dasar), berisi Kernel Mikrotik 
  • PPP : Untuk membuat Point to Point Protocol Server Point-to-Point tunneling protocols - PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrators and clients; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; MPPE encryption; compression for PPPoE; data rate limitation; differentiated firewall; PPPoE dial on demand 
  • DHCP : Packet yang dibutuhkan apabila ingin membuat dhcp-server (agar client bisa mendapatkan ip address otomatis -dynamic IP) DHCP - DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple DHCP networks; static and dynamic DHCP leases; RADIUS support 
  • Advanced tool : Tools tambahan untuk admnistrasi jaringan seperti ipscan, bandwidth test, Scanning, Nslookup dll 
  • Arlan : Packet untuk konfigurasi chipset wireless aironet arlan 
  • Gps : Packet untuk support GPS Device 
  • Hotspot : Packet untuk membuat hotspot gateway, seperti authentication , traffic quota dan SSL HotSpot Gateway with RADIUS authentication and accounting; true Plug-and-Play access for network users; data rate limitation; differentiated firewall; traffic quota; real-time status information; walled-garden; customized HTML login pages; iPass support; SSL secure authentication; advertisement support 
  • Hotspot –fix: Tambahan packet hotspot 
  • Security : Berisi fasilitas yang mengutamakan Keamanan jaringan, seperti Remote Mesin dengan SSH, Remote via MAC Address 
  • Web-proxy : Untuk menjalankan service Web proxy yang akan menyimpan cache agar traffik ke Internet bisa di reduksi sehingga sensasi browsing lebih cepat FTP and HTTP caching proxy server; HTTPS proxy; transparent DNS and HTTP proxying; SOCKS protocol support; DNS static entries; support for caching on a separate drive; access control lists; caching lists; parent proxy support 
  • Isdn : Packet untuk isdn server dan isdn client membutuhkan packet PPP 
  • Lcd : Packet untuk customize port lcd. Dll
Umumnya Paket Mikrotik untuk Warnet, Kantor atau SOHO (sebagai fungsi router, transparent dan Dhcp) adalah : System, Dhcp, Advance Tools, RouTing, Security, Web–Proxy
Tapi kalo kita bingung mending centang saja semua apalagi installernya kecil dan installnya sangat cepat, juga besoknya bisa kita uninstall/disable paket itu
Kita pilih service apa saja yang ingin kita install tekan:
'a’ = semua service akan terpilih
‘n’ = bila kita menginstall baru
‘y’ = bila kita hanya ingin menambah service baru (konfigurasi sebelumnya tidak akan hilang)
Lalu ketik “ i “ untuk memulai instalasi, maka proses berlanjut...
"proses format dan pengkopian file-file yang dibutuhkan akan berjalan otomatis"

 













Setelah selesai, tekan Enter untuk reboot...
Setelah komputer booting maka akan ada pilihan untuk melakukan check system disk, tekan “ y “ (tekan "n", jika yakin Hardisk kita tidak ada badsector)
lalu akan tampil user login dan password:
Mikrotik 4.3
Mikrotik Login:
Default user = admin dan password kosong (langsung Enter saja)
Untuk software license tekan “ y “ . Lalu enter beberapa kali sampai
muncul prompt untuk command line
Setelah login akan tampil seperti ini:
















Nah, setelah proses diatas kita sudah mulai bisa menggunakan Mikrotik RouterOS, tapi sebelum nya kita harus seting Mikrotik RouterOS terlebih dahulu sesua dengan kebutuhan kita. Mikrotik RouterOS dapat diakses langsung via console/ shell maupun remote akses menggunakan putty (www.putty.nl), Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan software tool winbox dan Mikrotik juga dapat diakses via web/port 80 dengan menggunakan browser

Selamat Mencoba…!!!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Instalasi MikroTik RouterOS®"

Poskan Komentar