Mengenal Distro Linux Indonesia (Jangan mau di kelaim!)

Gedek sekali engga sih ngedenger berita beberapa hari yang lalu. Si malingsiamalaysia bikin ulah lagi. belom selesai kasus penganiyayaan orang indonesia, eh dia mulai mengklaim kesenian kita lagi. Tari pendet katanya miliknya. alasannya apa coba? cuman karena katanya budaya yang dikita tuh turunannya adalah dari melayu. iiiihhhh amait-amit dech. ngaku-ngaku. emang melayu monopoli mereka!enak aja!. di linux pun turunan banyak, tapi engga ada yang ngeklaim kayak gitu.misalnya DEBIAN itu khan bapaknya UBUNTU. tapi Ian sang pencipta engga pernah tuh mempublikasikan karyanya menggunakan screenshot UBUNTU trus bilang ini bapaknya UBUNTU loch!. bangga donk apa yang kita miliki. Malaysia emang masih negara yang belum memiliki apa-apa (apa coba? Makanan dari india, ekonomi bikinan cina) sehingga belum memiliki yang bisa dibanggakan oleh mereka, sehingga mereka dengan seenaknya mengklaim milik bangsa lain karena bangsa itu mereka anggap "budak belian" di negeri mereka. makanya sebagai bangsa indonesia kita harus mengetahui kekayaan kita sendiri agar tidak dirampok satu persatu oleh bangsa lain. kita kaya loh sebenarnya ... ..
1. BlankOn Linux
BlankOn Linux adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu yang dikembangkan olehYayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Komunitas Ubuntu Indonesia (Ubuntu-id.org) demi menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia. Tujuan pengembangan distro Linux BlankOn adalah menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran, dan pemerintahan. BlankOn 2.0 mendukung multimedia seperti mp3, vcd, dan dvd, serta memiliki thema atau tampilan grafis yang khas Indonesia. Pengembangan BlankOn akan terus dilakukan secara terbuka dalam forum publik. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rilis BlankOn satu hingga dua kali setahun.
BlankOn adalah tutup kepala khas beberapa suku/budaya di Indonesia, antara lain suku Jawa (sebagian besar berasal dari provinsi Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur), suku Sunda (sebagian besar berasal dari provinsi Jawa Barat dan Banten), suku Madura, suku Bali, dan lain-lain.
BlankOn juga berarti blank (bilangan biner 0) dan on (bilangan biner 1) atau topi digital (modern) dengan tampilan klasik (kuno).
Arti lain kata BlankOn adalah perubahan dari blank (kosong) menjadi on (menyala atau berisi).
Arti filosofi BlankOn adalah harapan agar pengguna distro BlankOn berubah dari belum sadar (kosong) menjadi sadar (berisi) bahwa ada Linux yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan skill di bidang TI, martabat, dan kemandirian bangsa Indonesia.
BlankOn diharapkan menjadi penggerak (Activator) atau meningkatkan motivasi masyarakat Indonesia untuk menggunakan dan mengembangkan Linux dan FOSS lainnya. BlankOn juga sebagai pelindung (tutup kepala) dari ketergantungan terhadap software proprietary.
untuk lebih mengenal salah satu distro top 100 ini. mari kita ke situs resminyauntuk mengenal lebih jauh. untuk donlot silahkan ke kambing atau ke tempat-tempat cermin lainnya….

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Mengenal Distro Linux Indonesia (Jangan mau di kelaim!)"

  1. Apa bukan 'di-klaim' atau 'diklaim' istilah yang betul? Coba Anda lebih memerhatikan tata bahasa.

    BalasHapus